Selasa, 29 Maret 2011

RAHASIA DI BALIK RAHASIA

TAFSIR AYAT ATTHOLAQ/12 ALLOHULLADZII KHOLAQO SAB`A
SAMAAWAATIN WAMINAL ARDLI
MITSLAHUNNA YATANAZZALUL
AMRU BAINAHUNNA LITA`LAMUU
ANNALLOOHA `ALAA KULLI SYAI-
IN QODIIR WA ANNALLOOHA QOD AHAATHO BIKULLI SYAI-IN
`ILMAA.
( At Tholaq –Surat 65 –Ayat : 12 ). Artinya : " Allohlah yang
menciptakan tujuh langit dan
seperti itu pula bumi. Perintah
Alloh berlaku padanya, agar
kamu mengetahui bahwasannya
Alloh Maha Kuasa atas segala sesuatu, dan sesungguhnya Alloh,
ilmuNya benar-benar meliputi
segala sesuatu ".
Didalam Kitab Al Hikam ( kitab
tashawwuf tingkat tinggi ),
tentang tafsir ayat ini Shohabat Ibnu Abbas pernah berkata :
" Seandainya kami terangkan
dengan sejelas-jelasnya tafsirnya
ayat ini, pastilah kami akan
dituduh oleh orang mukmin
awam bahwa kami ini zindiq, kafir, bahkan mungkin darah
kami akan dihalalkan ".
Ayat ini mengandung rahasia
yang paling rahasia.
Jadi yang diterjemahkan di
terjemahan Alqur-an itu dari segi dhohirnya saja.
Kata Ibnu Abbas : Kalau
diterangkan, dibuka blak-blakan
dari segi dalamnya / bathinnya /
haqeqatnya, maka nanti leher
kami ini dipotong orang, karena orang-orang mukmin awam itu
nanti kaget. ( Umumnya orang
awam itu masih banyak yang
kagetan. Kenapa kagetan ?
Karena masih kanak-kanak,
kanak-kanak itu kan kagetan ). Jadi lebih baik tidak dibuka pada
orang awam, daripada nanti
dipukuli orang, malah dituduh
bid`ah dlolaalah, sesat
menyesatkan, kafir
mengkafirkan, zindiq menzindiqkan, maka tidak usah
diterangkan secara haqeqat,
cukup diterangkan secara kuliti
saja. SESUATU DARI BUMI YANG
SEMITSAL 7 LANGIT DAN 7
BUMI Coba direnung-renungkan ayat
tersebut diatas, hanya direnung-
renungkan saja :
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Artinya : " Dan dari bumi ada
yang semisal semuanya itu ( 7 langit dan 7 bumi ) ".
Coba direnung-renungkan ,
karena kalau tidak dianjurkan ya
tidak memikirkan, mintanya
hanya di dorong saja, tidak mau
kesulitan. WAMINAL ARDLI : " dan dari bumi
".
Padahal dari bumi itu banyak, ada
alam benda, alam tumbuh-
tumbuhan, alam hayawan, itu
semua dari bumi. Lalu manakah sesuatu dari bumi
itu yang MITSLAHUNNA , yang
sama dengan 7 langit dan 7 bumi ?
Ayat ini tidak menyebut :
" MATSALAHUNNA " tapi "
MITSLAHUNNA " . Kalau Matsal maknanya
perumpamaan.
Kalau Mitsil bukan perumpamaan
tapi dua barang yang sejenis
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Dari bumi ada sesuatu yang muncul, yang semisal semua yang
ada di 7 langit dan 7 bumi ; disitu
ada langitnya tujuh, buminya
tujuh, ada mataharinya, bulannya,
bintangnya, lautannya, hutannya,
ada percilnya, ada ularnya, ada singanya, ada setannya, ada
malaikatnya, ada iblisnya, ada
gondoruwonya, ada kuntilanak-
nya.
Coba diangan-angan yang mana
yang lengkap itu ? Kami kira anda bisa berfikir sendiri, siapa itu ?
Ayat ini :
WAMINAL ARDLI MITSLAHUNNA
Kalau diterangkan di umum, kita
bisa dipukuli atau dituduh yang
bukan-bukan. Padahal Shohabat Ibnu Abbas,
yaitu seorang shohabat yang
pernah didoakan kanjeng Nabi :
" Kamu ( Ibnu Abbas ) paling tahu
rahasianya Al Qur-an ".
Apakah bila Shohabat Ibnu Abbas yang membuka rahasia ayat
tersebut juga dituduh brengsek ?
Terserah bila berani mengatakan
begitu.
Dikira kalau sudah bisa faham
terjemahan Al Qur-an yang diterjemahkan Departemen
Agama dianggap sudah selesai
tuntas. Tidak !
ALLOHULLADZII KHOLAQO SAB`A
SAMAAWAATIN WAMINAL ARDLI
MITSLAHUNNA YATANAZZALUL AMRU BAINAHUNNA LITA`LAMUU
ANNALLOOHA `ALAA KULLI SYAI-
IN QODIIR WA ANNALLOOHA QOD
AHAATHO BIKULLI SYAI-IN
`ILMAA.
( At Tholaq –Surat 65 –Ayat : 12 ). Artinya : " Allohlah yang
menciptakan 7 langit dan seperti
itu pula bumi, perintah Alloh
berlaku padanya, agar kamu
mengetahui bahwasannya Alloh
Maha Kuasa atas segala sesuatu dan sesungguhnya Alloh, IlmuNya
benar-benar meliputi segala
sesuatu ".
Orang awam ; mengartikan
begitu saja sudah selesai.
Kalau bukan tashawwuf ya terjemahannya saja, tapi kalau
tashawwuf tidak begitu.
Kalau dimasuki melalui
tashawwuf, mungkin kami dan
anda ibaratnya masih intip-intip di
tepinya lautan, menyelam tidak berani karena kuatir akan mati,
kalau dipinggir saja mudah, tapi
tidak bisa merasakan dalamnya
lautan.
Pilih mana : Kalau ingin
merasakan dalamnya lautan maka mati, kalau ingin mudahnya
saja maka dipinggir lautan sudah
cukup tapi tidak bisa merasakan
dalamnya lautan.
Mungkin banyak yang pilih hidup
saja dari pada mati. Padahal ini : LITA`LAMUU " Supaya kamu itu mempunyai ilmu
pengetahuan.
Kembali ke persoalan tadi :
" Apakah ada yang muncul dari
bumi itu yang lengkap, ada
surganya, ada nerakanya, `arsynya, lauhil mahfudznya,
yang mana itu ? ".
Anda renung-renungkan sendiri.
Satu ayat ini mengandung
pengertian yang sangat rahasia.
Jadi ada yang dari bumi ini yang muncul yang mengandung seluruh
yang ada di alam semesta ini,
semuanya diringkas disitu ; ada
mataharinya, bulannya,
bintangnya, lautnya, daratnya,
bukitnya, telo-nya, ada anjingnya, celengnya, ularnya, ada emasnya,
peraknya, ada mekkahnya,
madinahnya, ka`bahnya, ada
kafirnya, ada muslimnya,
taqwanya. WAMINAL ARDLI
MITSLAHUNNA Satu ayat ini saja kalau
diterangkan detail dalam buku,
maka akan jadi buku yang tebal.
Ayat inilah yang dijadikan
sumber oleh Imam Ghozali
sebagai penilaian masalah ilmu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar